CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Wednesday, September 9, 2009

[ketika_cinta_bertasbih] Jangan mengklaim diri sendiri, biarkan mereka menilai!

 

Jangan mengklaim, biarkan mereka menilai!

 

Ali Bin Abi Thalib Ra. berkata: Jadilah orang terbaik dalam pandangan Allah. Dan jadilah orang yg terjelek dalam pandangan dirimu. Serta jadilah dalam pandangan orang lain sebagai salah seorang diantara mereka!

 

Berupayalah untuk melakukan sebaik-baik amal dalam bertaqarrub kepada Allah. Lakukan semaksimal yang bisa dilakukan. Seluruh waktu dipersembahkan untuk Allah. Sehingga menjadi orang terbaik dan paling dicintai oleh Allah. Bila perlu, kaki sampai bengkak dalam bersujud kepada Allah, seperti tahajudnya Rasul Saw. Kapan perlu, berikan seluruh harta di jalan Allah, seperti pemberian Abu Bakar Ra.. Apalagi Ramadhan tahun ini sudah akan berakhir!

 

Ketika telah beramal, jangan merasa diri paling baik, karena belum tentu amal yang dilakukan diterima oleh Allah. Belum tentu amal yang dipersembahkan akan menjadi sebab mendapat ridha dan rahmat Allah. Belum tentu amal yang dilakukan menjadi penyelamat dari murka Allah. Jadilah orang yang selalu menginstrospeksi diri. Seolah-olah seorang durjana yang harus bertaubat saban waktu. Seolah diri melakukan kesalahan kepada Allah dan makhlukNya setiap saat!

 

Jangan merasa lebih baik dibanding yang lain. Tidak usah merasa istimewa dibanding yang lain. Anda adalah anggota masyarakat laiknya masyarakat lainnya. Jangan merasa lebih baik amalnya. Jangan merasa lebih dekat kepada Allah. Jangan tertipu dengan apa yang dilakukan. Jangan tertipu dengan pujian dan sebutan orang lain. Karena mutu anda, adalah apa yang anda lakukan, bukan apa yang dipujikan oleh orang lain! Kualitas anda bukan prestise yang terbangun. Kelebihan anda bukan karena pakaian yang menempel di badan. Anda bukan kemuliaan yang bersumber dari nasab. Anda bukan seorang calon penghuni surga yang sudah membooking tempat di surga dan pasti akan mendapat tempat disana! Anda bukan anak emas Allah yang sudah dijamin masuk surga!  Biarkan saja Allah yang menilai dan memutuskan siapa kita dan bagaimana derajat kita! Jangan coba-coba untuk mengklaim diri sendiri!

 

Mari kita lihat apa yang disampaikan oleh Syaikh Abdul Qadir Jaylani:

Ketika engkau bertemu seseorang;

1. Apabila engkau mendapatkan bahwa pada dirinya ada keutamaan yg lebih baik dari engkau, maka katakanlah: Semogaia ia lebih baik dari saya dan lebih tinggi derajatnya di sisi Allah.

2. Apabila ia lebih kecil, katakanlah: Anak ini belum ma`shiat kepada Allah, sedangkan saya telah banyak ma`shiat kepada Allah.

3. Apabila ia adalah seorang yang lebih tua usianya, katakanlah: Ia telah menyembah Allah lebih dahulu dari saya.

4. Apabila ia seorang yang alim, katakanlah: Ia telah diberi Allah apa yang tidak diberikan kepadaku. Ia mengetahui apa yang tidak saya ketahui, dan ia beramal dengan ilmunya

5. Apabila ia seorang yang bodoh, katakanlah: Ia berma`shiat kepada Allah karena kebodohannya, sedangkan saya bermaksiat kepada Allah dan saya ada ilmunya. Saya tidak tahu bagaimana nanti Allah memberikan akhir bagi saya dan bagaimana akhir kehidupan baginya?

6. Apabila ia seorang yang kafir, katakanlah: saya tidak tahu, mungkin ia akan masuk islam dan diberikan akhir kehidupan dengan sebaik-baiknya amal (husnul khatimah). Sementara saya mungkin saja mati dalam keadaan kafir dan diberikan akhir kehidupan bagi saya dengan sejelek-jeleknya amal (su`ul khatimah)

 

Yuk, beramal dengan semaksimal yang kita bisa. Karena tiada yang tahu akhir dari kehidupannya! Tidak ada jaminan akan berakhir manis husnul khatimah, terhindar dari su`ul khatimah. Berupayalah untuk berbuat baik kepada siapapun dan lupakanlah segala kebaikan anda kepada mereka. Ingatlah segala kebaikan orang lain, lupakan kejelekan mereka, dan ingatlah segala keburukan anda kepada orang lain. Jadilah orang-orang yang disambut tawa gembira ketika lahir dan ditangisi saat anda menutup usia.

 

Allah berfirman:

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS: Al Taubah: 105)

 

Rasul Saw. bersabda:

Barangsiapa yang berlambat-lambat melakukan amal, maka dia tidak akan dipercepat oleh nasab (keturunan)nya." [HR. Muslim]

 

Orang-orang yang amalnya kurang, tidak akan mungkin memiliki posisi mulia seperti orang-orang yang banyak melakukan kebaikan. Jangan sekali-kali bergantung kepada kemuliaan nasab!

 

Ya Allah jadikanlah kami hamba-hambaMu yang bersyukur.  Jadikan kami hamba-habaMu yang sabar. Jadikanlah kami di mata kami kecil dan di mata orang lain besar. 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Yahoo! Groups

Mom Power

Community just for Moms

Join the discussion

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

.

__,_._,___

No comments: