Kenapa ya, setiap saya masuk komunitas muslim tertentu (pengajian tertentu, milis muslim), atau bertemu dengan orang yg berbusana muslim (dan maaf…. berjenggot, celana diatas mata kaki) selalu menggunakan bahasa arab atau agak ke arab araban.
Saya punya seorang sahabat akrab, dulu berbicara seperti kebanyakan berbahasa
namun setelah dia bergabung dengan salah satu pengajian, ngomongnya jadi berubah seperti Antum, ana, akhi, ukhti….afwan….sekali lagi maaf apakah itu disunahkan atao ciri khas dari ke kaffah an seseorang.
Saya berfikir, kenapa tidak memakai bahasa Indonesia saja, toh kita sedang berbicara dengan rekan sebahasa, supaya lebih akrab dan nyambung, diibanding dengan menggunakan istilah istilah asing.
Saya juga berpandangan “gimana gitu “ terhadap orang yang selalu menggunakan istilah istilah atau “”sleng”, bhs inggris,
Walau sama sekali tidak menyalahkan tapi tetap saja menimbulkan kesan bahwa si pembicara ingin menunjukkan siapa dirinya atau ybs sudah sekian lama melang- lang ke luar negeri, sekali lagi maaf mungkin saya salah.
.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

No comments:
Post a Comment