Sunday, August 9, 2009

[kcb-milis] OOT - Renungan Ramadhan

 

Rabbana…

Di tengah kekosongan yang tengah melanda jiwa, Kau sengaja hadirkan ketengah-tengah kami, satu bulan yang penuh dengan ramat-Mu. Satu bulan yang penuh dengan berkah-Mu. Satu bulan yang penuh dengan maghfiroh-Mu, yaitu bulan suci Ramadhan. Kau munculkan banyak pencerahan atas datangnya bulan suci-Mu, layaknya air sejuk yang menyejukkan haus dahaganya kehidupan ini. Ada banyak peristiwa yang kami alami selama kurun waktu beberapa bulan belakangan ini. Namun dengan kasih sayang-Mu, Kau menghadirkannya kembali. Dimana dalam kurun waktu itu, banyak dari kami yang lalai terhadap-Mu, banyak dari kami yang lupa kepada-Mu, namun lagi-lagi, hanya karena Kau menyayangi Kami, Kau beri kesempatan kami untuk kembali lagi kejalan-Mu.

 

Rabbana…

Semua kesusahan dan himpitan yang selama ini Kau berikan kepada kami, tak lain dan tak bukan hanyalah sebuah ujian dan cobaan hidup dari-Mu untuk kami. Yang mana dengan ujian dan cobaan itu, Kau hendak meninggikan derajat taqwa dan keimanan kami ke tingkat yang lebih tinggi jika lulus dari ujian-Mu, dan Kau hinakan bagi siapapun yang gagal dalam mengarungi ujian-Mu.

 

Rabbana…

Tak jarang mata ini melihat sesuatu yang sesungguhnya Kau mengharamkan sesuatu itu untuk kami lihat. Terkadang kedua telinga ini sulit sekali untuk tidak mendengar sesuatu yang sesungguhnya Kau telah melarangnya untuk kami dengar. Atau bahkan seringnya kedua tangan ini menyentuh atau mungkin mengambil sesuatu yang bukan hak kami. Lisan kami yang terlalu sering mengucapkan kata-kata kasar, hinaan, cemoohan, atau bahkan cacian terhadap orang yang Kau muliakan. Hati kami, jiwa kami, dan seluruh yang ada pada diri kami, sesungguhnya tanpa kami sadari, sering sekali melesat jauh dari apa yang Kau perintahkan atas kami dan kami lalai akan hal itu.

 

Rabbana…

Maha Suci Engkau Ya Allah, yang telah memberkahi kehidupan kami. Tak layak rasanya jika kami masih terus saja meminta apapun dari-Mu, sementara kami masih sering melupakan-Mu. Berkah-Mu selalu kami rasakan sampai kami menyadari bahwa bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan menghampiri. Di bulan ini, Kau berikan kesempatan kami untuk bertaubat sebesar-besarnya. Di bulan ini Kau tutup pintu neraka dan Kau luaskan pintu surga untuk kami. Kau kokohkan ruh kami, iman kami, sehingga kami bisa sedikit saja mengharapkan ampunan dan rahmat dari-Mu.

 

Saudara/I ku sekalian…

Di bulan yang penuh berkah ini, Allah sengaja menutup rapat-rapat pintu neraka, membuka seluas-luasnya pintu jannah, memberikan kesempatan kita untuk bertaubat dan memberikan peluang agar doa-doa kita dapat diijabah oleh-Nya. Apakah kita menyadari hal itu? Apakah kita sudah siap menyambut datangnya bulan itu dengan segala amal terbaik kita? Atau mungkin ramadhan yang sebentar lagi tiba, bagi kita hanyalah sebuah rutinitas tahunan belaka saja yang akan berlalu tanpa hikmah? Bukankah di Ramadhan ini, pintu-pintu neraka telah Allah kunci rapat-rapat, namun mengapa kita paksa dan kita dobrak pintu itu dengan segala kemaksiatan yang tiada henti-hentinya kita lakukan? Bukankah setan-setan telah Allah belenggu dan telah Allah pasung, namun mengapa kita selalu saja mengikuti langkah-langkah mereka sambil menutup mata hati dan pendengaran kita lalu kita terjang segala aturan Allah? Makhluk macam apakah kita ini?? Allah telah memberikan kesempatan kita untuk dapat berjumpa lagi dengan ramadhan, namun mengapa sering kali kita tidak dapat memanfaatkan waktu itu dengan baik? Mengapa setiap kali ramadhan tiba, hanya kesia-siaan belaka yang kita dapatkan? Bukankah ramadhan itu baiknya menjadi momentum perbaikan diri? Namun mengapa kita seolah tak pernah menyadari hal itu? Astaghfirullah……

 

Saudara/I Ku…

Banyak sekali yang dapat kita lakukan untuk menjadikan ramadhan kali ini menjadi ramadhan terindah dalam hidup kita. Hiasilah hari-hari ramadhan kita dengan tilawah qur'an, sebagaimana kita tahu bahwa Al Qur'an adalah petunjuk hidup manusia dan penyejuk jiwa-jiwa kita. Lalu apa yang sudah kita lakukan? Adakah kita membacanya di setiap harinya? Mentadabburinya? Atau mungkin menghafalkannya? Mengamalkannya barangkali? Sudahkah saudara/I ku? Hiasi juga malam-malam ramadhan kita dengan qiyamullail sebagai sarana menggapai dekapan dan ridha-Nya. Apakah karena hangatnya selimut dan dengkuran kita, lalu kita melewatkannya? Tidakkah kita ingin merasakan kelezatan rahmat-Nya? Cinta-Nya? Ampunan-Nya? Dengan bermunajat dikala orang lain tertidur lelap. Merugilah kita bila melewatkannya…..

 

Saudara/I Ku…

Semoga Allah selalu memberikan kita kesempatan untuk terus memperbaiki diri. Dan semoga kita bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang kita alami. Semoga kita kembali sadar bahwa banyak sekali kebaikan yang Allah berikan kepada kita, dan terkadang kita lalai untuk mensyukurinya. Yang ada selalu mengeluh atas ketidak senangan kita terhadap apa yang Allah berikan. Semoga kita terhindar dari sabda Rasulullah saw : "Celakalah dan menyesal orang yang mendapatkan kesempatan hidup di bulan Ramadhan dan ia tak beroleh ampunan".

 

Karena Ramadhan Untuk Bertaqwa….

Happy Fasting Month…..



Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment