Ferry Noviandi

Para ulama yang diundang menonton bareng film KCB, semuanya menyampaikan pujian. Mulai dari Din Syamsuddin, Jeffry Al-Buchori, Risman, sampai Asnawi Latief. Bahkan, Cholil Ridwan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sampai menangis haru.
"Saya tonton film ini dari awal hingga akhir dan saya meneteskan air mata. Ini film
dakwah dan saya kesulitan untuk mencari celah untuk mengkoreksi film ini," terang Cholil Ridwan usai menonton film KCB, di XXI Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/6).
Semua ulama pun setuju kalau film yang dibintangi M Cholidi Asadil Alam, Oki Setiana Dewi, Andi Arsyil Rachman, Meyda Sefira dan Alice Sofie Norin ini merupakan film dakwah yang banyak mengajarkan kebaikan.
"Saya mengimbau agar para pemuda Islam menonton film ini. Agar pemuda-pemuda Islam Indonesia bisa mengambil hikmahnya. Film ini banyak mengajarkan bagaimana mencitai tanpa melanggar akidah," pungkas Cholil. [fei/aji/L1]
Salam .....
Yg saya hormati mas Yugi, semoga mas yugi dan keluarga selalu dirahmati Allah.
Alhamdulillah saya baca beberapa hari ini mas yugi cukup aktif menulis di milis ini.
Maaf.... Maaf... kalau yg menanggapi saya menginggat tulisan mas yugi cukup provokatif utk supaya anggota milis yg belum nonton KCB ngak usah nonton, hal ini tersirat dari tulisan mas yugi yg menurut mas yugi mengutip teman kantor mas yugi bahwa "film kcb tidak di rekomedasikan dan garing", (walauhu alam apa ini benar mengutip atau cara mas yug dlm mengutarakan maksudnya).
Menurut saya kalau mas yugi ngak suka film kcb ya sudahlah ngak apa2 tapi jangan bernada provokatif. Kalaupun memang film kcb menurut mas yugi lebih buruk dari pbs dan aac ya sudahlah toh sampai saat ini penonton kcb masih diatas 70.000 penontonnya tiap hari.
Kalaupun nanti dlm jumlah penonton nanti ngak mencapai seperti aac dan pbs ngak apa2 toh yg rugi pihak saya/sinemart. Itu memang resiko kami walaupun kami merasa sudah berusaha membuat film sekemampuan kami (walaupun buruk).
Kami merasa sudah berusaha utk baik dari sisi teknis maupun syariah (silahkan anda lihat nilai syariah dlm film pbs dan aac). Mudah2an kritik dan masukan mas yugi (mudah2an murni masukan) akan kami perbaiki dlm film KCB 2. Terimakasih tulisannya mas yugi.
Sekali lagi nantipun kalau menurut mas yugi KCB 2 buruk banget ya ndak apa2, hanya mohon sumpah serapahnya nanti jangan dibuang di milis KCB yah krn konon khabarnya milis KCB tempat org2 positif yg cinta film Indonesia dan cinta film kebaikan.
Waulahu alam bissawab.
Mohon maaf mas yugi atas tanggapan saya. Satu hal tanggapan saya bukan bentuk bela diri tapi sekedar menghentikan hal2 yg negatif/provokatif/kampanye buruk (ghibah) buat film kami.
Salam hormat buat mas yugi dan teman2 milis.
Dani Sapawie
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: Yugi Budiana Malik
Date: Sun, 21 Jun 2009 07:28:44 +0700Saya pun merasa demikian Mas, setelah beberapa kali nonton saya merasa film KCB ini
kurang greget dan masih banyak kekurangan. Komentar negatif pun saya dapatkan
dari teman-teman kantor saya yang sudah menonton, mereka kecewa filmnya tidak
sebagus yang mereka bayangkan. Mereka bilang film ini tidak lebih bagus dari film
Perempuan Berkalung Sorban bahkan dengan Ayat Ayat Cinta sekalipun.
"Film ini tidak layak direkomendasikan, ceritanya garing, mirip sinetronlah, terlalu banyak iklan
akting pemain yang kurang mumpuni." Itulah beberapa komentar negatif yang saya dengar.
Saya fikir film yang bagus bisa memberikan efek ketagihan bagi yang menontonnya, setelah
menonton mereka akan merekomendasikan kepada orang lain, dan mereka pun akan
datang lagi ke bioskop untuk menonton dan menonton lagi. Walaupun film tsb hanya film drama
religi.
Saya sendiri sebagai pecinta novel-novel Kang Abik, tetap akan mensuport film ini. Semoga
ada ibroh dibaliknya. Semangat dan terus berprestasi.
Pada 20 Juni 2009 20:23, Myhiedien Adien <ka_adien@yahoo.co.id > menulis:
Wah..Kyana agak susah KCB Mcapai angka yg tlah dcapai AAC&laskar pelangi.Dgn budget 20miliar blm tmasuk biaya promo mgkn.Masalahny msh byk kekurangan dlm film ini.Tp kmi sbgai muslim mdukung penuh film dakwah ini.Wassalam
Berbagi video sambil chatting dengan teman di Messenger. Sekarang bisa dengan Yahoo! Messenger baru. http://id.messenger.yahoo.com
--
"Kematian bukanlah akhir melainkan awal dari keabadian"
Yugi Budiana Malik
Jakarta. Hp. 081317933930, 021-26163747
e-mail : yugibm@gmail.com
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
No comments:
Post a Comment